Contoh pemakaian Adas sebagai obat



Dalam pemanfaatanya, Adas dicampur dengan bahan-bahan lainya, serta diolah sedemikian rupa. Selain itu, Pemakaiannya harus menggunakan dosis yang tepat. Untuk lebih jelasnya berikut adalah beberapa contoh pemanfaatan tanaman Adas untuk mengatasi beberapa penyakit, diantaranya :
a.      Batuk
Untuk mengobati batuk, baik batuk berdahak ataupun batuk kering Adas biasa kita olah dengan beberapa cara, yaitu :
Biji Adas
1.      Serbuk buah Adas sebanyak 5 gr diseduh dengan ½ cangkir air mendidih. Setelah dingin disaring, tambahkan 1 sendok the madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh.
2.      Daun saga ¼ genggam, bunga kembang sepatu 2 kuntum, daun poko 1/5 genggam, bunga tembelekan 10 kuntum, bawang merah 2 siung/butir, Adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, rimpang jahe 1 jari, gula merah 3 jari, di cuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin di saring, lalu diminum. Lakukan 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas.
b.      Sesaak Napas
Sesak napas bias juga di obati dengan Adas, terutama minyak adasnya sebagai bahan utamanya. Caranya sebagai berikut :
1.      Minyak Adas sebanyak 10 tetes, diseduh dengan 1 sendok makan air panas. Minum selagi hangat, lakukan 3 kali sehari, sampai sembuh.
2.      Adas ½ sendok teh, pulosari ¼ jari, rimpang kencur 2 jari, rimpang temulawak 1 jari, jintan hitam ¼ sendok teh, daun poncosudo dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tadi lalu di rebus dengan 4 ½ gelas air bersih sampai tersisa kira-kira separuhnya. Setelah dingin di saring, lalu siap untuk diminum. Sehari 3 kali, masing-masing ¾ gelas.
c.       Sariawan
Untuk mengobati sariawan kita membutuhkan Adas yang dicampur bahan-bahan lain dan cara mengolahnya sebajgai berikut :
Bahan-bahan
Cara pembuatannya
Ø  Adas ¾ sendok teh,
1.      Dicuci dan di potong-potong seperlunya.
Ø  Ketumabar ¾ sendok teh,
2.      Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 4 ½ gelas air bersih sampai tersisa separuhnya.
Ø  Daun iler 1/5 genggam
3.      Setelah dingin disaring, siap untuk diminum. Sehari 3 kali, setiap kali cukup ¾  gelas.
Ø  Pegagan ¼ genggam

Ø  Daun kentut 1/6 genggam

Ø  Pulosari ¾ jari

Ø  Rimpang lempuyang wangi ½ jari

Ø  Rimpang kunyit ½ jari

Ø  Kayu manis ¾ jari

Ø  Gula merah 3 jari


d.      Haid Tidak Teratur
Bagi kaum wanita dewasa setiap bulan mengalami haid. Akan tetapi, terkadang tidak teratur. Untuk mengatasinya, ada beberapa bahan yang digunakan bersama Adas.
Bahan-bahan diantaranya : daun dan Bungan sriganding masing-masing 1/5 genggam, jinten ¾  sendok teh, Adas ½ sendok teh, pulosari ½ jari, bunga kesumba keeling 2 kuntum, jeruk nipis 2 buah, gula batu sebesar telur ayam, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya.
Caranya : bahan-bahanya tadi lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai bersisa 2 ¼  gelas.setelah dingin disaring, minum 3 kali sehari masing-masing ¾ gelas.
e.       Keracunan Tumbuhan Obat Atau Jamur
Cara mengobati keracunan bias menggunakan serbuk buah Adas sebanyak 5 gr, diseduh dengan ½ cangkir arak. Minum selagi hangat.
f.        Batu Empedu
Cara mengobati keracunan bias menggunakan serbuk buah Adas sebanyak 5 gr. Diseduh 1 cangkir air panas. Minum setelah dingin, lakukan setiap hari.
Catatan :
1.      Pengobatan hernia tetap dengan cara Operasi, yaitu menutup lubang saluran yang ada. Adas hanya menaikkan sementara usus yang turun ke lipatan paha.
2.      Hindari penggunaan Adas dalam dosis Besar.
3.      Pemakaian buah Adas kadang menyebabkan sering kentut dan bersendawa.
4.      Buah Adas efektif untuk mengusir serangga (insect repellent).

Nah sekian dari pembahasan tentang Contoh pemakaian Adas sebagai obat  dan apabila ingin mentahui Tanaman Herbal yang lain silahkan lihat TanamanHerbal dan Manfaatnya Bagi Kesehatan.


Dalam pemanfaatanya, Adas dicampur dengan bahan-bahan lainya, serta diolah sedemikian rupa. Selain itu, Pemakaiannya harus menggunakan dosis yang tepat. Untuk lebih jelasnya berikut adalah beberapa contoh pemanfaatan tanaman Adas untuk mengatasi beberapa penyakit, diantaranya :
a.      Batuk
Untuk mengobati batuk, baik batuk berdahak ataupun batuk kering Adas biasa kita olah dengan beberapa cara, yaitu :
Biji Adas
1.      Serbuk buah Adas sebanyak 5 gr diseduh dengan ½ cangkir air mendidih. Setelah dingin disaring, tambahkan 1 sendok the madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh.
2.      Daun saga ¼ genggam, bunga kembang sepatu 2 kuntum, daun poko 1/5 genggam, bunga tembelekan 10 kuntum, bawang merah 2 siung/butir, Adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, rimpang jahe 1 jari, gula merah 3 jari, di cuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin di saring, lalu diminum. Lakukan 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas.
b.      Sesaak Napas
Sesak napas bias juga di obati dengan Adas, terutama minyak adasnya sebagai bahan utamanya. Caranya sebagai berikut :
1.      Minyak Adas sebanyak 10 tetes, diseduh dengan 1 sendok makan air panas. Minum selagi hangat, lakukan 3 kali sehari, sampai sembuh.
2.      Adas ½ sendok teh, pulosari ¼ jari, rimpang kencur 2 jari, rimpang temulawak 1 jari, jintan hitam ¼ sendok teh, daun poncosudo dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tadi lalu di rebus dengan 4 ½ gelas air bersih sampai tersisa kira-kira separuhnya. Setelah dingin di saring, lalu siap untuk diminum. Sehari 3 kali, masing-masing ¾ gelas.
c.       Sariawan
Untuk mengobati sariawan kita membutuhkan Adas yang dicampur bahan-bahan lain dan cara mengolahnya sebajgai berikut :
Bahan-bahan
Cara pembuatannya
Ø  Adas ¾ sendok teh,
1.      Dicuci dan di potong-potong seperlunya.
Ø  Ketumabar ¾ sendok teh,
2.      Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 4 ½ gelas air bersih sampai tersisa separuhnya.
Ø  Daun iler 1/5 genggam
3.      Setelah dingin disaring, siap untuk diminum. Sehari 3 kali, setiap kali cukup ¾  gelas.
Ø  Pegagan ¼ genggam

Ø  Daun kentut 1/6 genggam

Ø  Pulosari ¾ jari

Ø  Rimpang lempuyang wangi ½ jari

Ø  Rimpang kunyit ½ jari

Ø  Kayu manis ¾ jari

Ø  Gula merah 3 jari


d.      Haid Tidak Teratur
Bagi kaum wanita dewasa setiap bulan mengalami haid. Akan tetapi, terkadang tidak teratur. Untuk mengatasinya, ada beberapa bahan yang digunakan bersama Adas.
Bahan-bahan diantaranya : daun dan Bungan sriganding masing-masing 1/5 genggam, jinten ¾  sendok teh, Adas ½ sendok teh, pulosari ½ jari, bunga kesumba keeling 2 kuntum, jeruk nipis 2 buah, gula batu sebesar telur ayam, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya.
Caranya : bahan-bahanya tadi lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai bersisa 2 ¼  gelas.setelah dingin disaring, minum 3 kali sehari masing-masing ¾ gelas.
e.       Keracunan Tumbuhan Obat Atau Jamur
Cara mengobati keracunan bias menggunakan serbuk buah Adas sebanyak 5 gr, diseduh dengan ½ cangkir arak. Minum selagi hangat.
f.        Batu Empedu
Cara mengobati keracunan bias menggunakan serbuk buah Adas sebanyak 5 gr. Diseduh 1 cangkir air panas. Minum setelah dingin, lakukan setiap hari.
Catatan :
1.      Pengobatan hernia tetap dengan cara Operasi, yaitu menutup lubang saluran yang ada. Adas hanya menaikkan sementara usus yang turun ke lipatan paha.
2.      Hindari penggunaan Adas dalam dosis Besar.
3.      Pemakaian buah Adas kadang menyebabkan sering kentut dan bersendawa.
4.      Buah Adas efektif untuk mengusir serangga (insect repellent).

Nah sekian dari pembahasan tentang Contoh pemakaian Adas sebagai obat  dan apabila ingin mentahui Tanaman Herbal yang lain silahkan lihat TanamanHerbal dan Manfaatnya Bagi Kesehatan.

Related Posts:

Adas (Foeniculum vulgare Mill)



Adas (Foeniculum vulgare Mill)
Adas merupakan jenis tanaman berkhasiat obat yang dapat hidup di dataran rendah maupun dataran tinggi. Tumbuhan ini dapat hidup di dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m di atas permukaan laut, tetapi akan tumbuh
Tanaman Adas
lebih baik di dataran tinggi. Sebenarnya tanaman Adas ini bukan tanaman Asli Indinesia, tetapi di Indonesia cukup popular. Tanaman ini asal mulanya tumbuh di Eropa dan Asia. Akan tetapi, Karena banyak manfaat akhirnya tumbuhan ini banyak dibudidayakan di berbagai Negara seperti india, Argentina, Eropa, Jepang, juga di Indonesia.
Di Indonesia, Adas Mempunya Banyak nama lebih dari sepuluh bergantung di daerah mana ditanam. Nama-nama dari tanaman adas, sebagai berikut:
1.      Das pedas                          untuk daerah Aceh
2.      Adas,adas pedas               untuk daerah Melayu
3.      Adeh, manih                     untuk daerah Minangkabau
4.      Hades                                untuk daerah Sunda
5.      Adas, adas londa              untuk daerah Jawa
6.      Adhas                                untuk daerah Madura
7.      Paapang, paampas             untuk daerah Manado
8.      Adasa, rempasu                 untuk daerah Makasar
9.      Adase                                untuk daerah Bugis
10.  Adas                                  untuk daerah Bali
11.  Wala wunga                      untuk daerah Sumba
Pengolahan Adas, dengan cara menyuling buahnya yang masak. Lalu dikeringkan dahulu. Setelah itu Adas akan menghasilkan minyak yang berguna bagi industry obat-obatan atau farmasi. Rasa minyak Adas ada yang pahit juga ada yang manis. Adas juga dipakai untuk bumbu, atau sebagai bahan memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya Adas digunakan bersama-sama dengan kulit batang pulosari yang di beberapa daerah terkenal dengan sebuatan Adas Pulosari.
KANDUNGAN KIMIA ADAS
Tanaman adas bermanfaat bagi kesehatan dan pengobatan karena kandungan kimia alaminya. Kandungan kimia tersebut berada dalam daun, buah, dan akarnya. Adas mengandung minyak Asiri (Oleum Foeniculi) 1-6%, mengandung 50-60% anetol, lebih kurang 20 % fenkon, pinen,limonen, dipeten, falandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minya lemak.
MANFAAT ADAS
Dengan kandungan kimia yang telah kita ketahui tersebut di atas dapat kita manfaatkan mulai dari daun, buah, dan akarnya. Manfaat yang bias kita ambil dari tanaman Adas ini, yaitu :
a.       Buah Adas bermanfaat untuk mengatasi: Sakit perut (mules), perut kembung, rasa penuh di lambung, mual, muntah, diare, sakit kuning, (jaundice),kurang nafsu makan, batuk berdahak, sesak napas (asma), nyeri haid, haid tidak teratur, air susu ibu (ASI) sedikit, putih telur dalam kencing (proteinuria), susah tidut (insomnia), buah pelir turun (orchidopsis), usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), pembengkakan saluran seperma (epididimis), penimbunan cairan di dalam kantung buah zakar (hidrokel testis), mengurangi rasa sakit akibat batu dan membantu menghancurkannya, rematik gout, keracunan tumbuhan obat atau jamur.
b.      Daun Adas berkhasiat mengatasi: batuk, perut kembung, kolik, rasa haus, dan meningkatkan penglihatan.
c.       Akar Adas biasa dimanfaatkan antara lain sebagai pencahar dan deuretik.
Nah sekian dari pembahasan tentanng Adas (Foeniculum vulgare Mill) dan apabila ingin mentahui cara pemakain tanaman Adas (Foeniculum vulgare Mill) ini sesuai dengan aturannya silahkan lihat Contoh pemakaian Adas sebagai obat.




Adas (Foeniculum vulgare Mill)
Adas merupakan jenis tanaman berkhasiat obat yang dapat hidup di dataran rendah maupun dataran tinggi. Tumbuhan ini dapat hidup di dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m di atas permukaan laut, tetapi akan tumbuh
Tanaman Adas
lebih baik di dataran tinggi. Sebenarnya tanaman Adas ini bukan tanaman Asli Indinesia, tetapi di Indonesia cukup popular. Tanaman ini asal mulanya tumbuh di Eropa dan Asia. Akan tetapi, Karena banyak manfaat akhirnya tumbuhan ini banyak dibudidayakan di berbagai Negara seperti india, Argentina, Eropa, Jepang, juga di Indonesia.
Di Indonesia, Adas Mempunya Banyak nama lebih dari sepuluh bergantung di daerah mana ditanam. Nama-nama dari tanaman adas, sebagai berikut:
1.      Das pedas                          untuk daerah Aceh
2.      Adas,adas pedas               untuk daerah Melayu
3.      Adeh, manih                     untuk daerah Minangkabau
4.      Hades                                untuk daerah Sunda
5.      Adas, adas londa              untuk daerah Jawa
6.      Adhas                                untuk daerah Madura
7.      Paapang, paampas             untuk daerah Manado
8.      Adasa, rempasu                 untuk daerah Makasar
9.      Adase                                untuk daerah Bugis
10.  Adas                                  untuk daerah Bali
11.  Wala wunga                      untuk daerah Sumba
Pengolahan Adas, dengan cara menyuling buahnya yang masak. Lalu dikeringkan dahulu. Setelah itu Adas akan menghasilkan minyak yang berguna bagi industry obat-obatan atau farmasi. Rasa minyak Adas ada yang pahit juga ada yang manis. Adas juga dipakai untuk bumbu, atau sebagai bahan memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya Adas digunakan bersama-sama dengan kulit batang pulosari yang di beberapa daerah terkenal dengan sebuatan Adas Pulosari.
KANDUNGAN KIMIA ADAS
Tanaman adas bermanfaat bagi kesehatan dan pengobatan karena kandungan kimia alaminya. Kandungan kimia tersebut berada dalam daun, buah, dan akarnya. Adas mengandung minyak Asiri (Oleum Foeniculi) 1-6%, mengandung 50-60% anetol, lebih kurang 20 % fenkon, pinen,limonen, dipeten, falandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minya lemak.
MANFAAT ADAS
Dengan kandungan kimia yang telah kita ketahui tersebut di atas dapat kita manfaatkan mulai dari daun, buah, dan akarnya. Manfaat yang bias kita ambil dari tanaman Adas ini, yaitu :
a.       Buah Adas bermanfaat untuk mengatasi: Sakit perut (mules), perut kembung, rasa penuh di lambung, mual, muntah, diare, sakit kuning, (jaundice),kurang nafsu makan, batuk berdahak, sesak napas (asma), nyeri haid, haid tidak teratur, air susu ibu (ASI) sedikit, putih telur dalam kencing (proteinuria), susah tidut (insomnia), buah pelir turun (orchidopsis), usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), pembengkakan saluran seperma (epididimis), penimbunan cairan di dalam kantung buah zakar (hidrokel testis), mengurangi rasa sakit akibat batu dan membantu menghancurkannya, rematik gout, keracunan tumbuhan obat atau jamur.
b.      Daun Adas berkhasiat mengatasi: batuk, perut kembung, kolik, rasa haus, dan meningkatkan penglihatan.
c.       Akar Adas biasa dimanfaatkan antara lain sebagai pencahar dan deuretik.
Nah sekian dari pembahasan tentanng Adas (Foeniculum vulgare Mill) dan apabila ingin mentahui cara pemakain tanaman Adas (Foeniculum vulgare Mill) ini sesuai dengan aturannya silahkan lihat Contoh pemakaian Adas sebagai obat.


Related Posts:

Bawang Merah



Bawang Merah
Siapa yang tak kenal dengan jenis tanaman yang stu ini, Bawang Merah. Apalagi bagi ibu-ibu atau yang hobi masak karena Bawang Merah merupakan salah satu bumbu yang sangat popular yang memberikan rasa gurih dan lezat bagi masakan. Akan tetapi, Bawang Merah yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan ini, bukan hanya dipakai untuk masakan saja. Ternyata Bawang Merah mengandung berbagai zat yang berkhasiat dalam mencegah berbagai penyakit. Dan inilah beberapa manfaatnya yang bisa anda simak.
1.      Kandungan Kimia
Bawang Merah
Seperti halnya dikarenakan kandungan kimianya. Bahkan, Bawang Merah pun mengandung “antibiotic” yang lebih kuat disbanding penisilin dan aeromisin, asid karbid, bahkan yang bisa menambah vitalitas seksual, serta bahan jalokatein yang berfungsi membatasi kadar gula dalam darah dan mengembangkan insulin.
Bawang merah mengandung kalsium, fosfor, zat besi, karbohidrat. Vitamin A dan vitamin C, zat untuk melancarkan buang air kecil dan buang air besar, zat yang sesuai untuk perut dan menguatkan anggota badan.
Zat-zat yang beraneka ragam yang terkandung dalam Bawang Merah tersebut dubutuhkan tubuh kita sebagai bahan yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
2.      Manfaat
Apa manfaatnya Bawang Merah ? Dengan keanekaragaman zat atau kimia yang terkandung dalam Bawang Merah tersebut maka Bawang Merah dapat kita manfaatkan sebagai berikut :
a.       Bijinya menghilangkan vitiligo dan meredakan apolecia (kebotakan).
b.      Umbinya sangat bermanfaat untuk :
1.      Penyakit system penghadaman (dyspepsia), masuk angin, sembelit, mencret-mencret, dan cacingan.
2.      System peredaran darah, yaitu radang limpa, tekanan darah dan angina pectoris.
3.      System pembuangan, seperti penyakit kencing manis, radang prostat, lemah syahwat, encok, dan ginjal.
4.      Mengatur system pernafasan, pengobatan mata bengkak dan sepaut putih di mata.
3.      Contoh Pemakaian
Setelah mengenal kanduangan dan manfaat Bawang Merah, berikut beberapa contoh pemakaiannya, dicampur dengan beberapa bahan lain. Untuk tiap penyakit cara penggunaannya.
a.      Masuk angin
Caranya : sediakan perasan Bawang Merah dan halba (sejenis tumbuhan yang bijinya dibuat obat atau digunakan sebagai rempah-rempah), rebus setengah gelas. Tambahkan madu dan minumlah sekali dalam sehari.
b.      Sembelit
Caranya : siapkanlah Bawang Merah yang sudah dihancurkan sebanyak setengah gelas, sagelas susu, kemudian larutkan. Minumlah campuran tersebut setiap pagi sampai sembelitnya hilang.
c.       Mencret-mencret
Caranya : siapkanlah setengan gelas Bawang Merah yang sudah dikupas, biji kopi yang sudah ditumbuk dan madu setengah gelas, lalu aduk.
4.      Efek Samping




Bawang Merah
Siapa yang tak kenal dengan jenis tanaman yang stu ini, Bawang Merah. Apalagi bagi ibu-ibu atau yang hobi masak karena Bawang Merah merupakan salah satu bumbu yang sangat popular yang memberikan rasa gurih dan lezat bagi masakan. Akan tetapi, Bawang Merah yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan ini, bukan hanya dipakai untuk masakan saja. Ternyata Bawang Merah mengandung berbagai zat yang berkhasiat dalam mencegah berbagai penyakit. Dan inilah beberapa manfaatnya yang bisa anda simak.
1.      Kandungan Kimia
Bawang Merah
Seperti halnya dikarenakan kandungan kimianya. Bahkan, Bawang Merah pun mengandung “antibiotic” yang lebih kuat disbanding penisilin dan aeromisin, asid karbid, bahkan yang bisa menambah vitalitas seksual, serta bahan jalokatein yang berfungsi membatasi kadar gula dalam darah dan mengembangkan insulin.
Bawang merah mengandung kalsium, fosfor, zat besi, karbohidrat. Vitamin A dan vitamin C, zat untuk melancarkan buang air kecil dan buang air besar, zat yang sesuai untuk perut dan menguatkan anggota badan.
Zat-zat yang beraneka ragam yang terkandung dalam Bawang Merah tersebut dubutuhkan tubuh kita sebagai bahan yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
2.      Manfaat
Apa manfaatnya Bawang Merah ? Dengan keanekaragaman zat atau kimia yang terkandung dalam Bawang Merah tersebut maka Bawang Merah dapat kita manfaatkan sebagai berikut :
a.       Bijinya menghilangkan vitiligo dan meredakan apolecia (kebotakan).
b.      Umbinya sangat bermanfaat untuk :
1.      Penyakit system penghadaman (dyspepsia), masuk angin, sembelit, mencret-mencret, dan cacingan.
2.      System peredaran darah, yaitu radang limpa, tekanan darah dan angina pectoris.
3.      System pembuangan, seperti penyakit kencing manis, radang prostat, lemah syahwat, encok, dan ginjal.
4.      Mengatur system pernafasan, pengobatan mata bengkak dan sepaut putih di mata.
3.      Contoh Pemakaian
Setelah mengenal kanduangan dan manfaat Bawang Merah, berikut beberapa contoh pemakaiannya, dicampur dengan beberapa bahan lain. Untuk tiap penyakit cara penggunaannya.
a.      Masuk angin
Caranya : sediakan perasan Bawang Merah dan halba (sejenis tumbuhan yang bijinya dibuat obat atau digunakan sebagai rempah-rempah), rebus setengah gelas. Tambahkan madu dan minumlah sekali dalam sehari.
b.      Sembelit
Caranya : siapkanlah Bawang Merah yang sudah dihancurkan sebanyak setengah gelas, sagelas susu, kemudian larutkan. Minumlah campuran tersebut setiap pagi sampai sembelitnya hilang.
c.       Mencret-mencret
Caranya : siapkanlah setengan gelas Bawang Merah yang sudah dikupas, biji kopi yang sudah ditumbuk dan madu setengah gelas, lalu aduk.
4.      Efek Samping


Related Posts: